Wednesday, 30 September 2020

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (8) : AHLULBAIT DALAM AL QURAN AL KARIM

Dalam Al Quran Al Karim

 

            Diatas semua nash (hadits) syar’i itu telah tersebut pula ayat-ayat suci Al Quran yang disepakati oleh segenap kaum muslimin bahwa Ahlul Bait adalah asbab nuzul (sebab turun)nya firman-firman Allah tersebut.

 

Sunday, 27 September 2020

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (7) : AHLULBAIT DALAM QURAN DAN HADITS

 

Nash-nash syar’i

 

        Setiap muslim merasa berkewajiban untuk menaati nash syar’i yang tersebut dalam Al Quran maupun sunnah. Ia juga merasa bertanggungjawab untuk selalu berusaha mempraktekkan sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah, taqarrub (mendekatkan diri) dan mengharap ridha-Nya karena, pada dasarnya, Islam berarti kepasrahan dan penghambaan kepada Allah.

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (6) : SANG KHALIFAH MEMOHON MAAF FATIMAH ZAHRA

 

Inilah Dr. Muhammad Bayoumi Mehran, salah seorang guru besar sejarah Mesir dan Timur Dekat Kuno di Universitas Alexandria di Mesir yang juga seorang pakar riset serta anggota beberapa lembaga dan komisi ilmiah. Beliau pernah mengajar di Universitas Islam Imam Muhammad bin Su’ud di Riyadh antara tahun 1973-1977 yang kemudian ditarik ke Universitas Ummul Qura di kota Mekah antara tahun 1983-1987. Beliau menukil sebuah kisah menarik dalam bukunya Al Imamah wa Ahlul Bait:

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (5) : CINTA AHLULBAIT=CINTA NABI

 

Demikianlah batasan yang dibuat oleh Imam as. yang tidak berbeda dengan selainnya dalam hal prinsip dasar. Perbedaan hanya berhubungan dengan pengambilan sikap dalam kasus tertentu dimana beliau lebih tahu dan mereka tidak tahu.

 Inilah beberapa lembaran yang mampu kami persembahkan kepada pembaca. Didalamnya  mencakup tulisan-tulisan saya dalam berbagai kesempatan menghadiri peringatan Ahlul Bait as.

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (4) : TERTIPU ATAU DITIPU?

 

Munculnya berbagai bentuk peran dan sikap Ahlul Bait as., baik yang berhubungan dengan masalah politik maupun sosial yang mengiringi perjalanan mereka adalah fakta sejarah yang tidak mungkin dipungkiri. Berlaku dan tidaknya suatu peran atau posisi pada masa tertentu akan memberikan bentuk praktis yang berbeda. Variasi itu  merupakan hasil identifikasi kasus demi menentukan sikap yang terbaik dan paling sesuai. Jadi, hasil dari identifikasi kasus akan berpengaruh kepada pengambilan sikap dalam menghadapinya.

Saturday, 19 September 2020

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT (3) : PERBEDAAN ADALAH KENISCAYAAN


Kita juga temukan bahwa diantara mereka ada yang menciptakan gerakan keilmuan, ada yang membimbing dengan pendidikan keimanan, peningkatan spiritualitas dan ada pula yang memusatkan perhatian pada pemenuhan hajat fakir miskin. Semua itu menjadi tradisi yang menonjol dalam perjalanan hidup mereka sesuai dengan jaman dimana mereka berada.

BERJALAN DIBAWAH CAHAYA AHLULBAIT as. (1) : JANGAN TERBUAI PURNAMA

Mukadimah

              Saat anda berjalan menembus malam di sebuah jalan yang sulit dilalui karena penuh dengan lubang dan retakan di sana sini, saat itu anda akan sangat berharap akan pancaran, terutama cahaya bulan yang akan menerangi jalan yang sedang anda lalui, sekaligus menjaga anda dari tergelincir ke dalam lubang-lubang tersebut. 

Jika sinar bulan telah berhasil menyita perhatian anda dengan keindahan dan keanggunannya, terutama saat purnama tiba, maka anda pasti akan enggan memalingkan pandangan darinya. fokus anda akan terkuras pada keindahannya dan saat iti anda akan berada dalam buaian khayalan yang memberikan kenikmatan jiwa yang dalam.

Wednesday, 2 September 2020

SEKILAS AKIDAH SYIAH (1) : TAQIYAH


MUKADIMAH

Tulisan ini adalah bagian pertama dari seri SEKILAS AKIDAH SYIAH. Semoga dapat memberikan gambaran meski sekilas tentang akidah Syiah yang selama ini tidak diketahui masyarakat, baik yang tersembunyi atau yang sengaja disembunyikan. Sekaligus membantah fitnah dan isu tak berdasar tentang Syiah dan akidahnya.

Bismillahirrahmanirrahim,

Setelah peristiwa pembubaran paksa atas sebuah acara  keluarga di Solo, Jawa Tengah, yang dituduh menggelar acara Syiah, oleh kelompok radikal yang mengatasnamakan  agama, sudah saatnya untuk kita memberikan gambaran yang benar kepada masyarakat tentang syiah yang selalu menjadi 'bintang utama'  ala FTV negeri ini dalam setiap fragmen kehidupan beragama. Barangkali bedanya, dalam cerita FTV, tokoh utama nan teraniaya selalu meraih happy ending bahkan happily ever after, namun dalam fragmen dunia nyata negeri ini, cerita tentang Syiah selalu berakhir dengan tragedi dan anti  klimak