Followers

Wednesday, 14 February 2018

DS002-MEMBANGUN FISIK MELUPAKAN AKHLAK



26 Januari 2018

Ketika orang-orang China terdahulu membangun Great Wall, mereka berharap agar bisa hidup dalam keadaan aman dan terlindungi. Mereka yakin dengan tembok itu mereka akan mampu terhindar dari serangan musuh karena kokoh dan tingginya tembok tersebut.

Namun...pada 100 tahun pertama setelah pembangunan itu, China mengalam 3  kali serangan yang cukup merugikan. Dalam setiap serangan itu, musuh dari darat tidak perlu menghancurkan tembok tersebut untuk bisa menyerang. Mereka bisa masuk melalui gerbang rasmi tanpa kesulitan dan perlawanan, yaitu dengan memberikan RASYWAH (uang suap) kepada penjaga gerbang tersebut.

Lihatlah, betapa mereka sibuk memikirkan bagaimana cara membangun tembok yang kuat, kokoh dan tinggi demi menjamin keamanan mereka tapi lupa membangun akhlak para penjaga gerbang tembok tersebut.

Dengan demikian menjadi jelas bahwa pembinaan Islam dimulai dari pembinaan akhlak dan mental manusia. Inilah yang diperlukan oleh masyarakat kita.
Jika engkau ingin menghancurkan sebuah masyarakat maka lakukanlah 3 perkara:

1. Hancurkan keluarga, dengan menghilangkan peran seorang ibu sehingga setiap wanita malu untuk disebut ibu rumah tangga.
2. Rendahkanlah martabat para mu'alim (guru pendidik) dan buat masyarakat memandang sebelah mata akan kedudukannya hingga para murid tidak lagi menghormatinya.
3. Hinakan suri tauladan (qudwah), rendahkanlah martabatnya dan jadikan masyarakat meragukannya hingga tidak seorangpun yang bersedia mendengar ucapannya...

Jika seorang ibu kehilangan sifat ke-ibu-annya, para guru kehilangan martabat sosialnya dan para ulama tidak lagi didengar nasihatnya, maka siapa lagi yang akan membimbing dan membina generasi berikutnya?
Sungguh sebuah pertanyaan yang memerlukan beribu bahkan berjuta jawaban dari kita sebagai pengikut Husain as. yang selalu melakukan ishlah bagi umat Muhammad saw. 

Ya Allah, kuatkanlah tubuhku untuk berkhidmat kepada-Mu....
...dan kuatkan jiwaku dalam bertekad menuju kepada-Mu...!

Wassalam