G+

Jangan kau ambil pahalaku



Saat itu kegelapan meliputi jalan-jalan menuju Madinah yang menjadikan masyarakat lebih memilih berdiam di rumah mereka masing-masing. Langit menurunkan tetes hujan dan angin musim dingin berhembus menerpa. Az Zuhri bercerita: “Aku melihat belia berjalan membawa gandum di punggungnya dan aku bertanya: “Wahai putera Rasulullah, apa ini?”

Imam as. : “Aku ingin bepergian dan aku menyiapkan bekal yang akan ku bawa hingga tempat yang gersang”.
Az Zuhri  : “Ini pembantuku, biarkan ia membawakannya untuk anda”.
Tapi Imam enggan menerimanya.
Az Zuhri  : “Biarkan aku membawakannya untuk anda agar aku bisa membantu meringankan beban anda”.
Imam as. : “Aku tidak akan melepaskan sesuatu yang menyelamatkanku dalam perjalanan dan menghias kedatanganku kepada tempat tujuanku. Aku minta kepadamu demi hak Allah saat, jika urusanmu sudah selesai maka tinggalkanlah aku”.

Az Zuhri pun beranjak dari tempat itu. Selang beberapa hari ia bertemu dengan Imam dan berkata: “Wahai putera Rasulullah, aku tidak melihat sesuatu dalam perjalanan yang anda sebutkan”.
Imam menjawab: “Memang wahai Az Zuhri, tidak seperti yang kau bayangkan, perjalanan yang kumaksud adalah kematian dan aku siap menempuhnya”.